I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
1.
LATAR BELAKANG PEDAGOGIS
Memberikan
Keinginan untuk ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya kepada maahasiswa merupakan dorongan yang logis bagi doen
tatakala memerankan dirinya sebagai pengajar dan pendidik dia akan berusaha semaksimal
mungkin agar setiap ilmu pengetahuan yang dimiliki tersebut dapat tersampaikan
kepada mahasiswa dalam waktu singkat. Tentu
saja cara yang paling mudah untuk
menggunakan ilmu tersebut menggunakan seluruh waktu pertemuan kelas untuk
ceramah materi serta meminta mahasiswa untuk siap menerima berbagai informasi
yang disampaikan agar ilmu pengetahuannya bertambah. fungsi dan peran nya
sering menempat kan dosen pada otoritas yang berlebihan, seperti sebsgsi sumber
informasi tungga l dan sebagai sentral aktivitas pembelajaran, sehingga
mahasiswa mirip sebagai objek pasif, ibarat baja kosong yang halus diisi
sejumlah informasi.
’’Dominasi”
dosen dalam interaraksi belajar mengajar di depan kelas seperti itu dapat
menimbulan kan apatisme dansikap pasif
mahasiswa karena kreativitasnya terhambat.Akhirnya, hak tersebut
berdampak mengurangi aktivitas nya
terhambat. Upaya untuk meningkatkan mutu dan hasil pendidikan mendorong UNESCO
(1988) mendeklarasikan empat pilar pembelajaran yaitu:
1.
Learning
to know (pembelaran untuk tahu)
2. Learning to do (penbelajaran
untuk berbuat)
3. Learning to be (pembangunan jati diri)
4. Learning to live cogether untuk
bersam(pembelajran untuk bersama secara harmonis)
MISI-misi ini, khususnya learning to live to
live together dalam bidiang
Ilmu- ilmu sosial dan humaiora, bahkan juga
dalam sciece tidak.
Mungkin dikembagkan secara
speculative thinking .
Mampu
menciptakan suasana yang bermakna,
menyenangkan, kreatif,diamis dan dialog kreatiif.
2.
DASAR YURIDIS
Dalam
udang-undang No Tuhan 2003 tetang sistem pendidikan Nasional pasal 40 ayat 1 butir di musnah bahwa
pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh kesempatan menggunakan
saran, prasarana, dan fasilitas pendidik untuk menunjung kelancaran tugas pasal
Tenaga
kependidikan yang bertuang dalam pasal 40 ayat 2 butir tercatum dalam keputusan
Dirjen Dikti Depdiknas Ri 38 Tahun 2002
pasal 1 yang menyatakan bawha: mahasiswa memiliki landasan pengetahuan,
wawasan, dan keyakinan sebagai hidup
bermasyarakat selaku individu dan
makhluk sosial yang beradap serta bertanggung jawab terhadap sumber daya alam dan lingkungan harapan Dikti
datas, sejalan dengan Deklarasi UNESCO oktber 1988 tetang kesepakatan perguran tinggi yang
intinya sebagai :
- Pendidikan tinggi abad XX1 harus memainkan
peran sebagai suatu komponen vital dari
pembangunan budaya, sosial ekonomi, dan politik sebagai suatu tiang penyangga
dalam pembentukkankekamampunan masyarakat unruk demokrasi dan perdamaian
- Dikti harus merancang fungsi prospektifnya
melalui analisis berkelanjuttan tentang kegawatan sosial, ekonomi, budaya, dan
kecenderungan politik,serta bertindak sebagai pemandu dalam mengatas ibencana,
mampu melihat kemasa depan,mengantisipasi, menyiapkan peringatan perdana.
- DIKTI harussadar akan perannya sebagai
pelayan masayarakat,dan harus berusaha agar terjamin kesimbangan antara misi
dan misi sosia
Visi, misi Tujuan dan Bahasa ISBD sejalan dengan visi dan misi
serta kompetensi MMB di atas mengembangkan visi ISBD sebagai berikut :
Mahasiswa
selaku individu dan makhluk sosial yang beradab memiliki landasan
pengetahuan,wawasan, serta keyakian persoalan sosial dan budaya yang berkembang
di masyarakat.
Misi ilmu
sosial budaya dasar yaitu :
a) Memberikan pengetahuan dan wawasan tentang
keragaman, kesetaraan dan martabat
manusia sebagai individu makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
b) Memberikan dasar-dasar nilai estetika,etika, moral,
hukum dan buadaya sebagai landasan.
c) Untuk menghormati dan menghargai antara sesama
manusia sehingga terwujud masyarakat yang tertib, teratur, dan sejahtera.
d) Memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah
sosial budaya serta mampu bersikap kritis, analitis dan responsif untuk
memecahkan masalah tersebut secara arif di masyarakat.
Berdasarkan
visi dan misi ISBD, maka tujuan ISBD di lambangkan yaitu:
a) Mengembangkan kesadaraan mahasiswa untuk
menguasai pengetahuan tentang keragamaan
dan kesetaraan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dan kehidupan
bermasyarakat.
b) Menumbuhkan sikap kritis,peka dan arif pada
mahasiswa dalam memahami dan memecahkan masalah sosial budaya dengan landasan
nilai estetika, etika, moral, dan hukum dalam kehidupan masyarakat.
c) Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan
yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat ,
selaku individu, dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan
pengetahuan akademis dan keahliannya
Berdasarkan
visi, misi tujuan termasuk pada kategori general education (pendidikan umum)
yang bertujuan membentuk membina individu (mahasiswa)
Nursyid
sumaatmadya (2002:107) mengatakan bahwa :
Pendidikan
umum mempersiapkan generasi muda teribat daalam kehidupan umum setiap
sehari-hari dalam kelompok mereka yang merupakan umum sehari-hari umum
sehai-hari unsur kesatuan budaya berhubung an dengan seluruh hidup kehidupan
yang terpadu serta penuhdengan makna kehidupan dapat disimpulkan berdasarkan
pendapat diatas bahwa pendidikan umum ini mempersiapkan perserta didik,
terutama generasi muda untuk menjadi “manusia” yang sesungguhnya yang
manusiawi.
Philip H.
Phenix (1964:6-8) mengemukan bahwa pendidikan umum perupakan proses pembakitan
makna-makna yang esensial yang membibing
peleksaan manusia melalui perlunasan dan pedalamaan makna-makna tadi.
Dalam
Phenix Nursyids. (2002:109) menyatakan bahwa makna-makna esensial yang melekat
dalam kehidupan bermasyarakat dan budaya manusia meliputi enam pola yaitu :
1) Simbolis
2) Empiris
3) Estetik
4) Sinoctik
5) Etik
6) Sinoptik
Makna
SIMBOLIS meliputi bahas ilmu,
matematika, termasuk juga isyarat-isyarat, upacara tanda-tanda kebesaran dan
bangsanya. Makna simbolis kehidupan bermasyarakat berbudaya manusian. Makna
empiris mencakup ilmu kelamaan ,hayati, dan kemanusiaan. Mengembangkan
kemampuan yaitu:
1) Teoretis
2) Konseptual
3) Analitis
4) Generasi berdasarkan fakta
Makna ESTETIK meliputi berbagai seni yaitu:
1) Musik
2) Karya seni
3) Kesenian
4) Sastra
Makna
SINOETIK berkanaan dengan perasaan, kesa, peghayatan dan kesadaran yang
mendalam. Makna ETIK yaitu aspek-aspek moral, akhlak, prilaku yang luhur, tanggung
jawab bangsanya Makna SINOTIK yang terpadu dan dalam seperti yaitu.agama,filsafat,
dan pengetahuan sejarah yang menurut nalar masa lampau, dan bernuansa
spiritual. Apabila dianalisi hakikat ISBD mulai dari kewajiban pendidik (pasal
40 ayat 2 UU No 20 tahun 2003) dan keputusan DIRJEN DIKTI pasal 2 tentang misi
serta pasal 5 tentang metode yaitu:
1. Mendidik mahasisa menjadi ahli bidang ilmu
2. Tujuannya menumbuhkan warga negara yang baik
3. Kompromi pendapat pertama dan kedua
C. Penting nya pendekatan interdisi pliner dalam
ISBD sejak semula munculnya basic social
studies
(Ilmu
sosial dasar) Basic Humanities (ilmu sosial dasar) sekitar tahun 1970-an di
latar belakangi oleh pemikiran untuk pendekataan berbagai disiplin
ilmu.pendekatan interdisipliner yaitu luas dan komprehensip memecahkan
masalah-masalah sosial.penggunaan pendekatan multidisiplin dalam proses
pembentuk ISBD bisa menggunakan pendekatan
struktural yaitu : Berapa
disiplin ilmu sosial atau disiplin ilmu budaya digunakan sebagai alat
untuk mengaji masalah. Sistematis bahan itu
pun harus esensial untuk disajikan apabila digambarkan sebagai berikut
|
Ilmu politik
|
Ekonomi
ilmu politik
sejarah soiologi
Menggunakan
pendekatan fungsional, yaitu pembelajaran yang bertitik tolok dari masalah yang
terdapat dalam masyarakat atau lingkungan mhasiswa atau masalah sosil budaya
.dimana siswa berlangsung pendekatan fungsional tidak kelihatan karna banyaknya
konsep yang berhimpitan dan bersintensis misalnya,membahas pergaluan bebas di
luar nikah, atau anarki pascare formasi dikaji faktor historis, faktor,
politis, faktor, yuridis, faktor sosiologi, faktor kultrual, faktor polotis,
faktor ekonomi.
Pendekatan
fungsional dapat menggambarkan sebagai berikut
|
Anarki pascareforsimasi
|
|
Pergaulan bebas diluar nikah
|
belakang penyebab historis politis
alternatif
faktor
solusi
yuridis
aturan sikap
faktor faktor
penegndali masyarakat
kultural sosial
kebijakan
publik faktor
sosial ekonomi
Merumuskan
masalah, mengumpulkan data dan informasi mengaji latar belakang dan penyebabnya
mencari peraturan yang menghubung, mengaji kebijakkan pabrik. Lingkup yang
luas, misalnya masalah humanitis dengan tema reformasi.
Pendekatan interflield
di gamabar sebegai berikut
Agama
|
The humanlties theme:
HAM
|
|
The humanlties theme: renalssance
|
|
The humanlties theme: renalssance
|
Science
Language education Bahasa
pendidikan
literatur
other Fields the
arts bidang lain seni
Teknologi
D. BEBERAPA ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN ISBD
pendekatan
multidisi atau interdisi pliner materi esensial yang menjadi basic cancept,
social. Sclence technology, social action model, serta portofolio based
learning.John Dewey dalam bukunya How we
Thik (1910) model pemecahan masalah dari john Dewey ini mendasai
model-model pembelajaran lain melibatkan mahasiswa untuk melakukan
penyelidikan, seperti model klasflikasi nilai dariLlouis Rath (1997), model
kegiatan social dari fred Newmaan (1997)
sciences Technnologi and dari peter
rubba (1998) perkembangan moral kognitif dari lawrence kohibeg (1984) mengaplikasikan kurikulum berbaris
kompetensi seperti model.
E. PROSES PEMBELAJARAN BERBARIS PORTOFOLIO
1. Pengertian
Istilah portofolio yang
sering dikenal terdapat lapangan perintah disebut mentri negara atau minister without portofolio berbeda dari relatif.
2. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
a.
mengidentifikasi masalah
Dalam kegiatan ini, mahasiswa
dibentuk dalam kelompok-kelompokkecil 3-4 orang. Bagaimana pandangan artikel
(berita Tv/radio.terhadap masalah yang dianalisis, butir).
b. memilih masalah untuk kajian kelas
Setiap kelompok kecil yang menetapkan masalah masing-masing berdasarkan
dukangan informasi yang relatif memadai, maka mengajukan masalahnya pada
kelompok kelas di pilih salah satu berdasrkan hasil keputusan kelas.
c. menumpulkan masalah informasi tentang
masalah yang akan dikajikan oleh kelas.
Kegiatan yang pertama yang di lakukan adalah mengindentifikasikan
sumber-sumber informasi, dengan menentuka kriteria dan sumber mana yang kurang.
d.
mengembangkan portofolio kelas.
pada
sesi ini, mahasiswa dikelompokan menjadi 4 (empat) : pertama kelompok yang akan
menjelaskan masalah.
e.
pengajian portofolio (show-case)
show-case atau gelar khasus pada dasarnya memberikan
pengelaman berharga kepada mahasiswa untuk mampu mengajikan gagasan.
f.
kriteria penilaian portofolio
kriteria
penilian portofolio adalah:
1)
Kelengkapan
2)
Kejelasan
3)
Informasi
4)
Dukungan
5)
Data
grafis
6)
Argumentasi
f.
Cacatan
Untuk menilai mahasiswa, sebaiknya, selain kriteria diatas juga harus
diperhatikan kerterlibatan dan aktivitas mahasisa dalam melaksanakan tugas
tersebut sejak awal sampai akhir portofolio.
BAB 2
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A. PENGERTIAN
BUDAYA
Budaya adlah untuk jamak dari kata “budi” dan “daya”
yang berarti cinta, karsa dan, budhayah, yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti
budi atau akal berapa ahli yaitu:
1)
E.B Tylor
(1832-1917)
2)
R. Linton
3)
Koentjaraningrat
4)
Selo
soemardjan
5)
Herkovitas
B. PERWUJUD KEBUDAYAAN
Berapa ilmuan seperti
Tsllcott parson (sosiologi) dan dikroebel (Antropolog) menganjurkan untuk
membedakan wujud kebudayan secara tajam sebagai suatu sistem .
C. SUBSTANSI (isi) UTAMA BUDAYA
Substansi (isi) utama kebudayaan
merupakn wujud abstrak dari segala macam ide dan gagasan manusia yang
bermunculan didalam masyarakat yang memberi jiwa kepada masyarakat itu sendiri,
baik dalam betuk maupun berupa sistem pengtahua, nilai pandangan hidup,
kepercayaan, persepssi dan etos kebudayaan.
1.
Sistem
pengetahuan
Sistem pengetahuan yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial berupa
suatu akumulasi dari perjalanan hidupnya dalam hal berusaha memahami :
-
Alam sekitar
-
Alam
flora di daerah tempat tinggal
-
Alam
fauna di daerah tempat tinggal
-
Zat-zat
bahan mentah, dan benda-benda dan lingkungannya
-
Tubuh
manusia
-
Sifat-sifat
dan tingkah laku sesama manusia
-
Ruang dan
waktu
2.
Nilai
Nilai adalah sesuatu yang baik yang selalu diinginkan, dicita-citakan
dan dianggap penting oleh seluruh manusian sebagai anggota masyarakat menurut
C.kluchohn (1905-1960) lima yang bersifat
universal yaitu:
-
Hakikat
hidup manusia (MH)
-
Hakikat
karya manusia (MK)
-
Hakikat
waktu manusia (MA)
-
Hakikat
hubungan antar (MM)
3.
Pandangan
Hidup
Pandangan hidup merupakan pedoman bagi suatu
bangsa atau masyarakat dalam menjawab atau mengatasi berbagai menghadapnya.
4.
Kepercayaan
Kepecayaan mengandung arti yang lebih luas dari
pada agama dan kepercayaan terhadap TUHAN yang maha esa
5.
Persepsi
Persepsi atau sudut pandang ialah suatu titik
tolak pemikiran yang tersusun dari seperangkat kata-kata yang digunakan untuk
memahami kejadian atau gejala dalam kehidupan.
6.
Etos
Budayaan
Etos
atau jiwa kebudayaan (dalam antroplog) berasal dari bahasa inggris berarti
watak khas.
D. Sifat-sifat Budaya
Kendati kebudayaan yang dimiliki setiap
masyarakat itu tidak sama seperti di indonesia yang terdiri atas berbagai macam
suku bangsa
E.Sistem Budaya
Sistem
budaya merupakan komponen dari kebudayaan abstrak dan trdiri atas
pikiran-pikran, gagas, konsep serta keyakinannya demikian sistem kebudayaan
merupakan bagian kebudayaan dari dalam bahasa lebih lazim disebut sebai
adat-istiadat.Dalam adat-istiadat terdpat juga sistem norma salah satu fungsi
sistem budaya adalah menata serta menatapkan tindakan dan langkah laku manusia
unsur pokok kebudayaan ( Bronislaw malinowskl 1884-1942) ad 4 (empat) yaitu:
-
Sistetem
norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarkat di dalam upaya
mengusai alam sekeliling
-
Organisai
ekonomi
-
Alat-alat
dan lembaga pendidikan
-
Organisasi
kekuatan
Melvile J. Herkovitas (1895-1963) menyembutkan unsur pokok
kebudayaan yaitu :
-
Alat-alat
teknologi
-
Sistem
ekonomi
-
Keluarga
-
Kekuasaan
politik
Jenis kebudayaan ada 2 yaitu: 1. Kebudayaan
material, nonmaterial
F.
MANUSIA
SEBAGAI PENCIPTA PENGGUNA KEBUDAYAAN
Tercpita atau terwujudnya suatu kebudayaan
adalah sebagai hasil.
G.
PENGARUH
BUDAYA TERHADAP LINGKUNGAN
Budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan
tempat kebudayaan itu berkembang variabel yang berhubungan dengan masalah
kebudayaan dan lingkungan ada 5 (lima) yaitu:
-
Physical Environmen
-
Cultural social social environment
-
Environment orientation and repesentation
-
Environment Behavior and process
-
Out carrles product
H.
PROSES
DAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN
Sebgai mana diketahui bahwa kebudayaan adlah hasil cipta, karsa, dan
rasa manusia karena kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangan sejalan
dengan perkembangan manusia itu.
1.
PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN
Hambatan budaya yang berkaitan dengan
pandangan hidup dan sistem kepercayaan. Terkaitan orang jawa terhadap tanah
yang mereka tepati secara turu-temurun di yakani sebagai pemberi berkah
kehidupan mereka terkadang enggan meninggalkan kampung halaman nya atau beralih
pola sebagai petani.
J.
PERUBAHAN
KEBUDAYAAN
Perubahan yang terjadi karena
suatu bangsa mendolfikasi cara hidupnya dengan mengadopi suatu pengatuahan atau
kepercayan baru, atau karena perubahan
dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang relalitas.
BAB 3 MANUSIA DAN PERADABAN
A.
PENGERTIAN
PERADABAN
Dikalangan para ahli pada saat ini sering terjadi berbda pendapat dengan
mengenai kedua istilah (kebudayan dan peradaban) pendapat dipara ahli kadang-kadang pertentangan
pertentangan satu sama lain. Ada 3 (gita) ahli yang berpendapat berberda-beda
yaitu:
-
Bierens
De Haan (1832-1895) mempertentangkan pengertian
peradaban adlah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi dan teknik.
-
Oswald
spengi (1880-1936) mengatakan bahwa kebudayaan ilah wujud dari seluruh
kehidupan adat, industrial filsafat.
-
Koentjarangrat
(1923-1936) mengatakan bawha peradaban ialah bagian-bagian kebudayaan yang
halus dan indah seperti kesenian.
B.
HAKIKAT
HIDUP MANUSIA
Manusia dalam kehidupannya memiliki tiga fungsi
sebagai (1) makhluk Tuhan, (2) makluk
individu (3) makluk sosial budaya.
Kebudayaan
berada namun pada dasarnya memiliki
hakikat yang sama yaitu:
1.
Terwujud
dan tersalurkan lewat perilaku manusia
2.
Sudah ada
sejaak lahirnya generasi dan tetap ada setelah pengganti mati
3.
Di
perlukan manusia yang diwujudkan lewat tingkah laku manusia
4.
Berisi
aturan yang berisi kewajiban, tindakan, yang di terima atau tidak, larangan dan
pantangan.
C.
PEADABAN
DAN PERUBAHAN SOSIAL
1.
Pengertian
dan cakupan sosial
Berubahan sosial merupakan gejala yang melekat d setiap masyarakat.
Perubahan-perubahan yang terjadi dalam syarakat akan menimbulkan ketidak
sesuaian antara unsur-unsur sosial yang ada dalam masyarakat, sehingga
menghasilkan sesuatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi syarakat
yang bersangkutan.
2.
Teori dan
membetuk perubahan sosial
a.
Teori
sebab-akibat (causation problem)
Berapa
faktor dikemukakan oleh para ahli untuk menenangkan sebab-sebab perubahan
sosial yang terjadi berapa pendekatan yaitu:
1.
Analisi
dialektis
Analisis adalah perubahan sosial yang menelah
syarat syarat dan keadaanyang mengakibatkan terjadinya kepada satu faktor
penyebab.
2.
teori
tunggal mengenai perubahan sosial
Teori tunggal menerangkankan sebab-akibat
perubahan sosial dengan pola kebudayaan
dengan menunjukan dengan satu faktor
penyebabnya.
b. Teori
proses atau arah perubahan sosial
Kebanyakan teori-teori mengenai perubahan sosial mempunyai
kecenderungan yang bersifat kumulatif atau
evolusioner. Ada dua gejala pertumbuhan
1.
Teorievolusi
unillniel (garis lurus tengah)
2.
Teori
multilinear
D.
TEORI-TEORI
MENGENAI PEMBANGUNAAN KETERBELAKANGAN, DAN KETERGANTUNGAN
1.
Teori
depensi (ketergantungan)
Pada umum nya memberikan gambaran melalui analisis yang menganggap bahwa analis dialektesis, yaitu suatu gejala-gejala sosial
yang dapat diamati sehari-hari pasti mempunyai penyebab tertentu.
2.
Penyebab
perubahan
Interkorerasi dan interasi emosional, para
anggota.
a.
faktor
intern
Betambah dan berkurangnya penduduk yang sangat
cepat dipulau jawa menyebabkan terjadinya perubahan dalam struktur masyarakat.
PROSES
1. Discovery, penemuan unsur
kebudayan baru
2. Invention,
pembangun dari discovery.
3. Innovation,
proses pembekuan
b.
faktor
ekstern
faktor
alam yang ada di sekitar masyarakat yang berubah
3.
kesimbangan
kesimbangan
sosial adalah syarat yang harus dipenuhi agar masyarakat berfungi sebagaimana
mestinya.
E.
MODERNISAI
DI INDONESIA
1.
Konsep modernisasi
Modernisai dimulai di italaia abad ke-15 dan
tersebar kesebagian besar kedunia barat dalam lima abad.
2.
Syarat-syarat modernisasi
Modernisai tidak sama dengan informasi yang menekan
pada faktor rehalibitasi modernisai bersifat preventif, dan kontraktif agar
proses tersebut tidak mengarah pada anga-angan.
3.
Ciri-ciri
modernisai
a.
Kebutuhan
materi dan ajang persaingan kebutuhanmrisai,anusia
b.
Kemajuannya
tekonolgi dan industrialisai, individuisai, sekularisasi, diferensiasi dan
akulturasi
F.
Peradaban
indonesia ditegah modernisasi dan globalisai
G.
Arus modernisai dan globalisai adalah sesuatu
yang pasti terjadi sulit untuk dikendalikan, terutama karena begitu cepatnya
informasi yang termasuk keseluruh belahan dunia.
BAB
4
MANUSIA
SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK
SOSIAL
A.
INDIVIDU
DAN MASYARAKAT
1.
Manusia
sebagai makhluk individu dalam bahasa latin individu berasal dari kata
indivuum. Artinya yang tak terbagi kota in. Dalam bahasa inggris individu berasal dari kata in dan divided.
2.
Manusia
sebagaimakhluk yang berhubungan dengan lingkungan hidup berkenaan hubungan
anatara manusia dengan alam, maka paling tidak ada tiga (1) paham determinisme,
(2) paham posibilisme (3) optisme teknologi.
B.
Pengertian
masyarakat dan ciri-cirinya
Masyarakat sudah banayak
berkorban untuk-untuk kepentingan pemilu,
sedangkan para anggota DPR malah bertengkar memperebutkan kedudukan.
Unsur atau ciri masyarakat menurut konsep HORTON dan HUNT sebagai
berikut:
a.
Kelompok
manusia
b.
Sedikit
banyak memiliki kebebasan dan bersifat kekal
c.
Menmpati
suatu kawasan
d.
Memiliki
kebudayaan
e.
Memiliki
hubungan dalam kelompok yang bersangkutan
1.
Pengertian
masyarakat setempat (communiny) atau komunitas dan ciri-cirinya.pemakaian kata “masyarakat”
sehari-hari biasanya meliputi community dalam bahasa inggris atau pada
masayarakat yang berbahasa inggris.
Sesungguhnya, antara society. dan community itu ada perbedan yang mendasar.
Unsur pertama dari komunitas adalah adanya wilayah atau lokalitas.
C.
masyarakat desa dan kota
Kita sering mendengar jenis-jenis
masyarakat, seperti masyarakat desa dan masyarakat kota. Desa dan kota memilki
perbedaan baik secara fisik maupun secara sosisal.
D. Masyarakat sadar risiko ( Risk society ) ulrich Beck seorang sosiolog
jerman menyatakan bahwa masyarakat masih belum beranjak dan modernitas.lanjut
menurutnya ditandai (latemadernity)masayarat modernitas lanjut menurutnya
ditandai oleh masyarakat risiko (Risk society).
E. Interaksi sosial dan pelapisan sosial
Maunisa berinerakasi dengan sesamanya dalam kehidupan untuk
menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial.
1.
Interaksi
sosial
Interaksi adalah prose dimana orang-orang
berkomunikasi saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindkan
a.
Interaksi
sosial sebagai faktor utama dalam kehidupan
Bentuk umum proses sosial adlah
interaksinya sosiL (Dapat juga dinamakan proses sosial) Faktor-faktor yang
memdasari berlangsngnya interkasi sosial ada 4 (empat):
1.
Faktor
imitasi
2.
Faktor
sugesti
3.
Faktor
indentikasi
4.
Faktor
simpati
b.
Syarat-syarat
tejadinya interaksi sosial
1.
Adnya
kelompok sosial (social control)
Kata “kotak” berasal dari kata latin co yang arti nya bersama-sama dan tangan yang
berarti menyentuh.
c.
Bentuk-Bentuk
interaksi sosial
Bentuk-bentuk interkasi sosial dapat berupa
kerja sama (cooperation) persaingan (competition) dan pertentangan (conflict)
suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari sosial.
1.
Bentuk
interaksi asosiatif
Kerja sama (coopertion) beberapa orang
sosiolog menganggap bahwa posisi merupakan bentuk interkasi sosial yang pokok.
Akomodasi (Accommadation) istilah akomodasi
digunakan kan dalam dua arti yaitu untuk menunjukan pada suatu keadaan,
berarti suatu kenyataan adanya suatu keinbangan dalam interkasi antara orang
perorangan dan kelompok manusia,
sehubungan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berilaku
didalam masyarakat.
Bentuk-bentuk akomodasi ada 8 (delapan) yaitu:
1. Coercion
2. Compromise
3. Arbitrstion
4. Mediation
5. Concllition
6. Tolerantion
7. Stelemate
8. Adgu
dication
2.
Bentuk
interaksi Disosiatif pesaingan ( compettion)
Persaingan adalah bentuk interaksi yang indivdu atau kelompok yang besaing untuk mendapatkan
keuntungan tertentu bagi diirinya dengan cara menarik perhatian.
Kontravensi bentuk interaksi yang berbeda anatar persaingan dan
pertentangaan kotravensi ditandai oleh adanya kepastian terhadap diri
seseorang, perasaan tidak suka disembunyi dan kebenncian terhadap kepribadian
orang. Pertentangan (confllct)
pertentangan adalah suatu bentuk interaksi individu atau kelompok sosial
yang berusaha untuk mencapai tujunnya dengan jlan menentang pihak lain disertai
ancaman atau kekerasaan.
f.
STRATIFIKASI
SOSIAL DLAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Penempatan seseorang dalam
lapisan sosial ekonomi tertentu merupakan pembahasan-pembahasan stratifikasi
sosial.
BAB 5
MANUSIA DAN PERADABAN
A.
HAKIKAT
NILAI MORAL DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
1.
Nilai dan
moral sebagai materi pendidikan ada beberapa bidang filsafat yang berhubungan
diantaranya aksiologi bidang in tersebut filsafat nilai bidang memiliki dua
bagian kajian utama yaitu: Estika, Etika.
2.
Nilai
moral pada hidup pandangan objektif dan subjektif manusia-manusia sebagai
makhluk yang bernialai akan memaknai
nilai dalam dua konteks, pertama
akan memnandang nilai sebagai sesuatu yang objektif, apabila diamemandang nilai
itu ada meskipun tanpa ad yang menilainya , bahkan telah ad sebelum adnya
manusia sebagai nilai.
3.
Nilai
diantara kualitas primer dan kualitas sekunder
Setiap benda-zat dan apapun yang ada dialam
raya ini termasuk manusia memiliki kualitas. Kualitas adalah sebuah sifat,
kualitas menentukan tinggi rendahnya derajat sesuatu, kualitas pun menentukan
berharga tidaknya suatu objek yang ditempati simanfaat atau
kualitas.kualitas di bagi menjadi dua
yaitu:
1.
Kualitas
primer
2.
Kualitas
sekunder
4. METODE MENEMUKAN DAN HIERARKI DALAM
PENDIDIKAN
Nilai berhubungan berat
dengan kekiatan manusia menilai berarti menimbang, yaitu manusia menghubungkan
sesuatu dengan sesuatu yang lain dengan selanjutnya diambil suatu keputusan,
oleh karena itu nilai itu memiliki polaritas dan hierarki yaitu:
1.
Nilai
menampil kan diri dalam aspek positif dan aspek negatif yang sesuai (polaritas)
seperti baik dan buruk, keindahan dan kejelekan.
2.
Nilai
tersusun hierakis, yaitu hierki uruttan pentingnya meskipun nilai ada efek
negatif nya tidak berarti mentiadakan nilai,
akan tetapi ada nilai yang membaik tentu ada lawannya yaitu nilai buruk
Notonagoro dalam Dardji, D. (1984) membagi hierarki nilai pada tiga:
1.
material, yaitu suatu yang berguna bagi unsur
jasmani manusia
2.
Nilai
vital, yaitu sesuatu yang berguna bagi manusia
untuk dapat mengadakan kegiatan aktivitas.
3.
Nilai
kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia
5. PENGERTIAN NILAI
penting bervariasinya pengertian nilai, sulit untuk
mencari kesimpulan yang komprehensif agar mewakili setiap kepentingan dan
berbagai sudut pabdang, tetapai ada hal yang disepakati dari semua penelitian
tersebut. Bahwa nilai berhubungan dengan manusia selanjutnya nilai untuk
melihat sejauh mana variasi pengertian nilai tersebut, terutana bagaimana
setiap pengertian itu dengan pendidikan
6. MAKNA NILAI BAGI MANUSIA
Dalam bidang
filsafat, upaya untuk mengisi pemikiran yang tidak atau belum dilakukan oleh
orang lain adalah upaya itu bisa upaya itu di lakukan dalam rangka mengisi
ruang-ruang kosong agar mencapai kesimpulan upaya menjelaskan nilai dengan
kondisi psikologis, dengan objek ideal dengan status benda bukan berarti ingin
mengurangi hakikat nilai akan tetapi mencoba mengisi relug-relung kosong yang
belum tersentuh sehimhgga mendapat menjelaskan sisi nilai yang lain.yang
menjadi persolan, ketika relung-relung kosong.
B.
PROBLEMATIKA
PEMBINAAN NILAI MORAL
1. Pengaruh kehidupan keluarga
Dalam pembinaan nilai
moral kehidupan sebagai dampak kemajuan
ilmu pengetahuan, dan kesempatan tetapi mengandung berbagai resiko akbibat
kompleksitas kehidupan yang ditimbulkan salah satu kesulitan yang di
timbulankan adalah munculnya “nilai-nilai modern”Yang tidak jelas dan
membingungkan anak (individu)
2. Pengaruh teman sebaya terhadap pembinaan nilai
moral
Sebagai makhluk sosial, anak
pasti punya teman, dan pergaulan dengan teman akan menambah pendarahan
informasi yang akhirnya akan mempengaruhi berbagai jenis kepercayaan yang di
miliki, pengaruh pertemanan ini akan berdampak positif manakala isu dan
kebiasaan teman itu positif.
3. Pengaruh figur otoritas terhadap perkembangan nilai moral
Baru-baru ini Amerika
mengalahkan irak karena melakukan agresi pula keirak. Pada tahun-tahunyang
terlalu Amerika menuduh bebrapa negara termasuk inonesia yang melanggar hak
Asasi.
4. Pengaruh media komunikasi terhadap perkembangan
Nilar moral
Pada akhir abad ke-20
alat-alat komunikasi yang potensi telah diperkenalkan kedalam ritual kehidupan
keluarga, perkali ditelpon. Disusul denganradio, dan setelah perangdunia II
datanglah televisi mereka yang mengenai pemrogroman mulai mengembangkan sesuatu yang yang dianggapnya
dapat menarikkan menyenangkan anak-anak ada kecendrungan lain, bila anak
dihadapakan pada berbagai kemungkinan
gagasan.
C.
Manusia dan hukum
Di sepakati bahwa manusia adalah makhluk sosial
yaitu makhluk yang selalu berinteraksi
dan menumbuhkan bantuan dengan sesamanya. Dalam konteks hubung dengan sama
seperti itulah perlu adanya keteraturan sehingga setiap individu dapat
berhubungan secara harmonis dengan individu lain sekitarnya.
D.
Hubungan hukum moral
Antara hukum dan moral terdapat hubungan yang erat sekali, ada pepatah
Roma yang mengatakan “Quid leges sine
moribus” apa artinya undang-undang kalau tidak disertai moralitas, demikian
hukum tidak akan berarti tanpa dijiwai moralitas, hukum akan kosong tanpa
moralitas.
BAB 6
MANUSIA , KERAGAMAN DAN KESEDERAJATAN
A.
MAKNA
KERAGAMAN DAN KESDERAJATAN
1.
Makna
keragaman
Keragaman
berasal dari kata “Ragam” yang menurut kamus besar bahasa indonesia (KKB)
artinya: 1.) tingkah laku, 2.) mcam jenis, 3.)lagu musik langgam 4.)
warna,corak,ragi, 5.) cling laras (tata bahasa).
2.
Makna
kesederajatan
Kesederajatan berasal dari kata “Sederajat” yang menurut KBBI artinya
sama tingkatan (pangkat dan kedudukann) dengan demikian. Konteks kesederajatan
di sini adalah suatu kondisi dimana dalam perbedaan yang keragaman yang ada
manusia
Tetap
memiliki satu kedudukan yang sama
dengansama dan satu tingkatan hierarki.
B.
Unsur-unsur
keragaman dalam masyarakat indonesi
1.
Suku
bangsa dan ras
Suku
bangsa yang menempati suatu wilayah indonesia dari cabang sampai merauke sangat
beragam. Ada perbedaan ras muncul karena adanya mengelompokan besar manuusia
yang memiliki ciri-ciri, biologis lahirlah yang sama seperti rambut warna
kulit, ukuran-ukuran tubuh, mata dan ukuran kepala.
2.
Agama dan
keyakinan
Agama mengandung arti ikatan yang arti ikatan yang harusdi pegang dan
dipatuhi. Masalah agama tak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan
masyarakta, dalam praktik fungsi agama dalam masyarakat antara lain:
-
Berfungsi
edukatif ajaran agama secara yuridis berfungsi menyeluruh dan malang
-
Berfungsi
penyelamat
-
Berfungsi
sebagai perdamaian
-
Berfunsi
sebagai social control
-
Berfungsi
sebagai pemupuk rasa solidaritas
-
Brfungsi
transformstif
-
Berfunsi
kreatif
-
Berfungsi
sublimatif
3.
Ideologi
dan politik
Ideologi ialah suatu istilah umum bagi sebuah gagasan yang berpengaruh
kuat terhadap tingkah laku dalam situasi khusus karena merupakan kaitan anata
tindakan dan kepercayaan.
4.
Tata
krama
Tata krama yang dianggap dari bahasa, jawa
yang berarti adat sopansantun, basa-basi pada dasarnya ilah segala
tindakan,perilaku, adat-istiadat,tegur,sapa, ucap dan cakap sesuai kaidah atau
norma tertentu.
5.
Kesengajaan
ekonomi
Bagi sebagian negara berkembang perekonomian akan menjadi salah
perhatian yang harus ditingkatkan.
6.
Kesengajaan
sosial
Masyarakat indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dengan bermacam
tingkat bermacam tingkat, pangkat, dan strata sosial yang hirararkis.
C.
Pengaruh keragamaan
terhadapnkehidupan beragama, masyarakat, bernegara, dan kehidupan global.
Berdiri nya negara indonesia di latar belakangi oelh masyarakat yang
demikian majemuk baik secara etnis, geografis.
D.
Problematika
diskriminasi
Diskriminasi adalah setiap tindakkan yang melakukan pembedaan terhaadap
seseorang atau sesekelompok orang berdasarkan ras,agama, suku, etnis,
kelompok,golongan, status, san keras, sosial, ekonomi, jenis kelamin,kondisi,
fisik tubuh, usia orientasi seksual pandangan ideologi dan polituk, seta batas negara, dan
kebangsaan seseorang.
1. manusia beradap dalam keberagaman
Hubungan antara kebudayaan dengan beradap
sangat erat adalah suatu wilayah perwujudan kebudayaan yang bernilai tinggi
indah, dan harmonis yang mencerminkan tingkat kebudayan. Masyarakat yang
bersangkutan, misalnya asas, sopan santun, budi pekerti, budi bahasa dan seni. Faktor-faktor
terjadinya perubahan sosial budaya ada dua macam yaitu :
a)
Berasal
dari luar, masyarakat
b)
Berasal
dari dalam itu sendiri
Perubahan yang terjadi karena pembaharuan
pengaruh dari dalam.
1)
Sistem
pendidikan yang maju.
(a)
Inovasi
adalah pembaharuan unsur teknologi dan ekonomi dari kebudayaan
(b)
Discovery
adalah penemuan unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alat walaupun ide beru
yang diciptakan oleh masyarakat atau seseorang dalam suatu masyarakat.
BAB
7
MANUSIA,
SAINS TEKNOLOGI, DAN SENI
A.
Pengertian
Sains, Teknologi dan Seni
1.
Sains
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu
tentang semesta secara sistematis, bukan hanya kumpulan pengetahuan yang berupa
fakta-fakta, konsep-konsep dan prinsip-prinsipnya tetapi juga merupakan suatu
proses penemuan. Menurut Medawar (1984) sains (berasal dari itilah inggris
Sciene) berasal dari kata : Sienz, Ciens, Cien, Syenc, Scyence, Scyence, Scienc,
Sclens, dan Sclans.
2.
Konsep
teknologi.
Dalam perpustakaan teknologi terdapat aneka
ragam pendapat yang mengatakan bahwa teknologi adala transformasi (perubahan
bentuk) dari alam. Teknologi adalah realitas/ kenyataan yang diperoleh dari
dunia ide, dalam maksa subjektif adalah keseluruhan peralatan dari prosedur
yang disempurnakan sampai pernyataan bahwa teknologi adalah segala hal, dan
segala hal adalah teknologi.
a)
Teknologi
modern
Jenis teknologi modern ini mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut :
(1)
Padat
modal
(2)
Mekanis
elektris
(3)
Menggunakan
alat setempat
(4)
Berdasarkan
penelitian mutakhir dll.
b)
Teknologi
Madya
Jenis teknologi madya
(1)
Padat
karya
(2)
Dapat
dikerjakan oleh kertampilan setempat
(3)
Menggunakan
alat setempat
(4)
Berdasarkan
alat penelitian.
c)
Teknologi
tradisional
Teknologi ini mrmpunyai ciri-ciri
(1)
Bersifat
padat karya (banyak menyerap tenaga kerja)
(2)
Menggunakan
ketrampilan setempat
(3)
Menggunakan
alat setempat
(4)
Menggunakan
bahan setempat
(5)
Berdasarkan
kebiasaan atau pengamatan
3.
Seni
Janet Woll mengatakan bahwa seni adalah produk
sosial. Menurut KBBI seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat
dari segi kehalusannya, keindahannya, dsb) seperti tari, lukis dan ukir.
B.
Makna,
Teknologi, Dan Seni Bagi Manusia
1.
Perkembangan
teknologi.
Perkembangan ilmu, pengetahuan, teknologi dapat
mendatangkan kemakmuran materi. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan baru
antara lain : teknik modern, teknologi hutan, teknologi gedung (metalurgi),
teknologi transportasi.
2.
Iptek dan
nilai
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
bergerak sangat cepet, sehingga perlu mrnanggapi dan mempersiapkan dalam
menghadapinya sesuai dalam pembangunan. Kemampuan beradaptasi dalam manfaatnya.
C.
Manusia
sebagai subjek dan objek iptek
Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia
dapat menciptakan alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai
kegiatan sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Misalnya
dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
a)
Mampu
menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan penenam
alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.
D.
Dampak
penyalahgunaan iptek bagi kehidupan permasalah yang menimbulkan akibat dari
adanya kemajuan teknologi adalah nyatanya dampak negatif yang disebabkan oleh
kemajuan tejbologi diantaranya :
1)
Nuklir
Meledaknya bom di Hirosima dan Nagasaki
Megakhari, perang dunia ke II akhirnya perang untuk menghentikan kekejaman
penghancuran pengerusakan.
2)
Polusi
Kegiata-kegiatan industri dalam bentuk limbah
zat-zat buangan seperti ligam-ligam berat zat, radiakatif, air buangan, panas,
juga dapat membentuk kumpulan asap dan kebisingan suara. Pencemaran lingkungan
ada beberapa diantaranya:
(a)
Pencemaran
air tanah
(b)
Pencemaran
udara
(c)
Pencemaran
suara
(d)
Pencemaran
benda radioktif
a.
Pencemaran
air dan tanah
-
Zat kimia
limbah industri, pupuk buatan, dan detergen dapat berakibat buruk terhadap
tanaman dan tumbuhan serta organisme lainnya
Sifat DDT
-
Bila
masuk kedalam tubuh ornanisme lainnya melalui aliran materil dalam rantai
makanan
-
Dapat
merusak jaringan
b.
Pencemaran
udara
Pencemaran udara terutama disebabkan oleh
pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna dari pabrik, minyak, batu bara.
c.
Pencemaran
suara
Penyebannya adalah suara yang bising terus
menerus satuan kekuatan suara adalah desibel (db) percakapan normal : 40 db
(1)
Keributan=80db
(2)
Suara
kereta api =95db
(3)
Mesin
motor=105db
(4)
Petir=120db
(5)
Pesawat
jet lepas landas 150db
Suara berkekuatan 80 MB sudah menimbulkan
gangguan yang timbul terutama pada sistem pendengaran.
(1)
Perubahan
tekanan darah
(2)
Perubahan
denyut nadi
(3)
Kontraksi
perut, gangguan jantun, setres
d.
Pencemaran
sosoal dan budaya
Kemajuan teknologi pada kota-kota besar sangat
berpengaruh sekali terhadap kemajuan kehidupan dikota-kota besar membawa
pengaruh yang sangat epet terhadap kehidupan dipedesaan.
3.
Klonasi/kloning
Dengan kemajuan dalam bidang genetika dan
biologi reproduksi maka dimungkinkan rekayasa duplikasi atau multiplikasi
manusia secara seksual dengan klonasi.
4.
Efek
rumah kaca
Efek rumah kaca ini disebankan oleh adanya
pencemaran udara yang banya mengandung zat-zat yang dapat mengubah susu udara.
BAB
8
MANUSI
DAN LINGKUNGAN
a.
Pengertian manusia dan lingkungan
1.
Pengetian
manusia
Manusia adlah makhluk hidup ciptaan tuhan
dengan segala fungsi dan fontensinya yang tunduk kepada aturan hukum dan alam.
Mengalami kelahiran, pertumbuhan,perkembangan, dan mati dan seterusnya, serta
terkait seta berinterakasi dengan alam dan lingkunggannya dalam sebuah hubungan
tibal balik itu positif maupun negatif.
b.
Korelasi
anatara manusia dengan lingkungan
1.
Pengertian
ekologi
Ekologi berasal dari bahasa yunani,ekologi
terdiri atas dua suku kata yaitu oikos yang berarti rumah tangga dan logas yang
berarti firman atau ilmu.
2.
Lingungan
hidup manusia
Manusia hidup, tumbuh dan berkembang dalam
lingkungan alam dan sosial budayanya.
c.
Pengaruh
manusia pada alam lingkungan hidupnya perubahan aalam lingkungan hidup manusia
berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan baik secara positif ataupun
negatif
d.
Sumber
alam
e.
Sumber
alam biotik mempunyai kemampuan memperbanyak diri atau bertambah. Misalnya
tumbuhan dapat berkembang biak atau dengan biji spora, dan hewan-hewan
menghasilkan keturunan dengan telur atau melahirkan.
1.
Pengunaan
sumber-sumber alam
Manusia memandang lingkungan dengan
bermacam-macam kebutuhan dan keinginan.
a.
Pertanian
dan tanah
Tanah permukan (top soil) mengandung kadar
unsur-unsur bahan makanyang begitu tinggi dan siap digunakan oleh tanaman. Dengan
adanya kemajuan dalam bidang pertanian, pengunaan tanah untuk pertanian dapat
digunakan secara efisien untuk meningkatkan hasil pertanian.
b.
Hutan
Kalau kita tinjau dari segi peranan hutan
pelindung merupakan hutan yang sengaja diada kan untuk melindungi tanah dari
erosi, kehilangan humus, dan air tanah.
c.
Air
Air salah satu sebagai sumber alam yang dapat
dimana-mana dibumi,disungai, di danau, dilautan, di bawah tanah dan udara
sebagai uap air kesemuanya meliputi 4/5 bagian seluruh permukan bumi.
d.
Bahan
tambang
Begitu banyak bahan dan mineral bahan tambang
lain yang dapat digali dan ditemui serta
dimanfaatkan secara seimbang dalam kehidupan manusia. Pemakaian baja di dunia
pad tahun 19676 diperkirakan mencapai 144 kilogram perkapita.
e.
Mermasalahan-pemasalahan
timbul
1.
Maslah
erosi dan banjir
Erosi merupakan gejala ilmiah dan sering kali
pura disebut sebagai erosi geologi.
Peristiwa erosi terjadi secara perlahan
terutama terjadi dengan bantuan media air sungai yang mengikis dasar dan tepi
sungai.
2.
Pencemaran
lingkungan
a.
Pencemaran
tanah
Sampah-sampah industri pertanian yang
menggunakan pupuk buatan telah menyebabkan pencemaran tanah
b.
Pencemaran
air
Bahan-bahan pencemar dapat mencampur dengan air
dalam banyak cara langsung dan tidak langsung.
c.
Pencemaran
udara
Pencemaran udara terjadi saat kemponen buadaya
berada dalam jumlah diatas ambang normal dan berbahaya.
d.
Pencemaran
suara
Kebisingan yang terjadi dikota-kota besar
sebaagian akibat dari berbagai jenis suara yang dikeluarka mesi-mesin atau kendaraaan
yang jumlahnya semakin meningkat secara tidak terkontrol.
f.
Iptek dan
kelestarian
1.
Pandangan
baru terhadap lingkungan
Pada tahun 1950-an dilos Angeles,Amerika
serikat, asap kabutvatau asbut (smoke afog) menyelubungi kota sehingga
menganggu kesehatan dan merusak tanaman.
2.
Dampak
perkembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknolog, serta perubahan
sosial ekonomi terhadap masalah lingkungan hidup.
Manusia menciptkan teknologi dengan maksud agar
hidupnya lebih mudah. Praktis,efesien dan tidak banyak mengalami kesulitan,
namun tudak jarang, iptek justru menimbulan masalah serius bagi kehidupan
manusia para petani mungkin sangat dibantu alat teknologi.
A. Dampak positif dari lingkungan hidup bidang
industri:
a.
Diperluskan
nya lapangan kerja dengan berdirinya industri atau pabrik baru.
b.
Perkembangan
industri bertambah baik, misalnya dengan penelitian dan pengembangan dibagian
industri, transportasi, elektro,dan industri rekayasa.
B. Dampak negatif lingungan hidup
Bidang lingkungan alam:
a.
Lahan
pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan semakin sempit karna banyak
dibangun perumahan.
b.
Rusaknya
lingkungan alam, karena
H.
Manusaia
dengan lingkungan sosial budaya alam semesta yang dikenal manusia baik melalui
pengamatan indriawi langsung maupun dengan menggunkan media teknologi dan
kemampuan prediksinya adalah ciptaan tuhan Al-khailng, bahkan semesta alam.
Volume otak = ketika lahir + 350 gram
3 bulan + 500 gram
9 bulan + 750gram
1,5 bulan +950 gram
Orang dewasa + gram
Berapa paham tentang hubungan manusia dengan
lingkungan ini muncul :
1.
Paham
determinisme
2.
Paham
kosmogini
3.
Paham
posibilime
4.
Paham
optilme teknologi
5.
Paham ketuhanan
David L.sill mengatakan bahwa problema lingkungan itu ada 5 (lima),
yaitu:
1.
Prejudice
(prasangka)
2.
Peace
(pedamaian)
3.
Poulation
(penduduk)
4.
Povery
(kemiskinan)
5.
Pollution
(pencemaran)
Pemikiran David sill
tersebut sejalan dengan pemikiran MFT project team yang menetakan problema
lingkungan sosial terdiri dari:
1.
Penduduk
2.
Produksi
pertanian
3.
Sumber-sumber
alam
4.
Produksi
industri
5.
Polusi
1.
Teori MODERNISAI menganggap kualias hidup
manusia ditentukan karakter mental
psikologis dan s0sial budayanya sendiri.
2.
Teori HUMAN CAPITAL (mengembangkan SDM):
memandang bahwa lingkungan sosial tergantung penguasaan iptek warga masyarakat
disamping mental, psikologis, dan sosial budaya.
3.
Teori DEPENDENCY (Ketergantungan): yang
mengatakan bahwa kerterbelakangan disebabkan eksploitasi pihak luar, oleh
karena itu lingkungan sosial harus dilakukan atas dasar kemampuan mandiri.
4.
Teori DETERMINISME GEOGRAFI : yang menandang
bahwa kondisi lingkungan geografis menentukan corak adan kualitas hidup masyarakat
(sudardja Adiwikarta: 1998).
Daftar pustaka
Effendi, Ridwan dkk. 2013. Ilmu Sosial Budaya Dasar . Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Tidak ada komentar:
Posting Komentar