Selasa, 15 November 2016

Ilmu Sosial Budaya Dasar





I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
1.      LATAR BELAKANG PEDAGOGIS
Memberikan Keinginan untuk ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya kepada maahasiswa  merupakan dorongan yang logis bagi doen tatakala memerankan dirinya sebagai pengajar dan pendidik dia akan berusaha semaksimal mungkin agar setiap ilmu pengetahuan yang dimiliki tersebut dapat tersampaikan kepada mahasiswa dalam waktu singkat.               Tentu saja  cara yang paling mudah untuk menggunakan ilmu tersebut menggunakan seluruh waktu pertemuan kelas untuk ceramah materi serta meminta mahasiswa untuk siap menerima berbagai informasi yang disampaikan agar ilmu pengetahuannya bertambah. fungsi dan peran nya sering menempat kan dosen pada otoritas yang berlebihan, seperti sebsgsi sumber informasi tungga l dan sebagai sentral aktivitas pembelajaran, sehingga mahasiswa mirip sebagai objek pasif, ibarat baja kosong yang halus diisi sejumlah informasi.
        ’’Dominasi” dosen dalam interaraksi belajar mengajar di depan kelas seperti itu dapat menimbulan kan apatisme dansikap pasif  mahasiswa karena kreativitasnya terhambat.Akhirnya, hak tersebut berdampak  mengurangi aktivitas nya terhambat. Upaya untuk meningkatkan mutu dan hasil pendidikan mendorong UNESCO (1988) mendeklarasikan empat pilar pembelajaran yaitu:
1.    Learning to know (pembelaran untuk tahu)
2.   Learning to do (penbelajaran untuk berbuat)
3.  Learning  to be (pembangunan jati diri)
     4. Learning to live cogether untuk bersam(pembelajran   untuk bersama secara harmonis)

MISI-misi ini, khususnya learning to live to live together dalam bidiang
Ilmu- ilmu sosial dan humaiora, bahkan juga dalam sciece tidak.
Mungkin dikembagkan  secara  speculative  thinking .
Mampu menciptakan suasana yang bermakna,  menyenangkan, kreatif,diamis dan dialog kreatiif.
2.      DASAR YURIDIS
Dalam udang-undang No Tuhan 2003 tetang sistem pendidikan Nasional  pasal 40 ayat 1 butir di musnah bahwa pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh kesempatan menggunakan saran, prasarana, dan fasilitas pendidik untuk menunjung kelancaran tugas  pasal
Tenaga kependidikan yang bertuang dalam pasal 40 ayat 2 butir tercatum dalam keputusan Dirjen  Dikti Depdiknas Ri 38 Tahun 2002 pasal 1 yang menyatakan bawha: mahasiswa memiliki landasan pengetahuan, wawasan, dan keyakinan sebagai hidup   bermasyarakat selaku individu    dan makhluk sosial yang beradap serta bertanggung jawab terhadap sumber  daya alam dan lingkungan harapan Dikti datas,  sejalan  dengan Deklarasi UNESCO oktber  1988 tetang kesepakatan perguran tinggi yang intinya sebagai :
- Pendidikan tinggi abad XX1 harus memainkan peran sebagai suatu komponen vital      dari pembangunan budaya, sosial ekonomi, dan politik sebagai suatu tiang penyangga dalam pembentukkankekamampunan masyarakat unruk demokrasi dan perdamaian
- Dikti harus merancang fungsi prospektifnya melalui analisis berkelanjuttan tentang kegawatan sosial, ekonomi, budaya, dan kecenderungan politik,serta bertindak sebagai pemandu dalam mengatas ibencana, mampu melihat kemasa depan,mengantisipasi, menyiapkan peringatan perdana.
- DIKTI harussadar akan perannya sebagai pelayan masayarakat,dan harus berusaha agar terjamin kesimbangan antara misi dan misi sosia
Visi,  misi Tujuan dan  Bahasa ISBD sejalan dengan  visi dan misi  serta kompetensi MMB di atas mengembangkan  visi ISBD sebagai berikut :
Mahasiswa selaku individu dan makhluk sosial yang beradab memiliki landasan pengetahuan,wawasan, serta keyakian persoalan sosial dan budaya yang berkembang di masyarakat.
Misi ilmu sosial budaya  dasar yaitu :
a)      Memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan martabat  manusia sebagai individu makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
b)      Memberikan dasar-dasar nilai estetika,etika, moral, hukum dan buadaya sebagai landasan.
c)      Untuk menghormati dan menghargai antara sesama manusia sehingga terwujud masyarakat yang tertib, teratur,  dan sejahtera.
d)     Memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah sosial budaya serta mampu bersikap kritis, analitis dan responsif untuk memecahkan masalah tersebut secara arif di masyarakat.
Berdasarkan visi dan misi ISBD, maka tujuan ISBD di lambangkan yaitu:
a)      Mengembangkan kesadaraan mahasiswa untuk menguasai  pengetahuan tentang keragamaan dan kesetaraan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dan kehidupan bermasyarakat.
b)      Menumbuhkan sikap kritis,peka dan arif pada mahasiswa dalam memahami dan memecahkan masalah sosial budaya dengan landasan nilai estetika, etika, moral, dan hukum dalam kehidupan masyarakat.
c)      Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal hidup bermasyarakat , selaku individu, dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademis dan keahliannya
Berdasarkan visi, misi tujuan termasuk pada kategori general education (pendidikan umum) yang bertujuan membentuk membina individu (mahasiswa)

Nursyid sumaatmadya (2002:107) mengatakan bahwa :
Pendidikan umum mempersiapkan generasi muda teribat daalam kehidupan umum setiap sehari-hari dalam kelompok mereka yang merupakan umum sehari-hari umum sehai-hari unsur kesatuan budaya berhubung an dengan seluruh hidup kehidupan yang terpadu serta penuhdengan makna kehidupan dapat disimpulkan berdasarkan pendapat diatas bahwa pendidikan umum ini mempersiapkan perserta didik, terutama generasi muda untuk menjadi “manusia” yang sesungguhnya yang manusiawi.
Philip H. Phenix (1964:6-8) mengemukan bahwa pendidikan umum perupakan proses pembakitan makna-makna  yang esensial yang membibing peleksaan manusia melalui perlunasan dan pedalamaan makna-makna tadi.
Dalam Phenix Nursyids. (2002:109) menyatakan bahwa makna-makna esensial yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat dan budaya manusia meliputi enam pola yaitu :
1)      Simbolis
2)      Empiris
3)      Estetik
4)      Sinoctik
5)      Etik
6)      Sinoptik
Makna SIMBOLIS  meliputi bahas ilmu, matematika, termasuk juga isyarat-isyarat, upacara tanda-tanda kebesaran dan bangsanya. Makna simbolis kehidupan bermasyarakat berbudaya manusian. Makna empiris mencakup ilmu kelamaan ,hayati, dan kemanusiaan. Mengembangkan kemampuan yaitu:
1)      Teoretis
2)      Konseptual
3)      Analitis
4)      Generasi berdasarkan fakta
              Makna ESTETIK meliputi berbagai seni yaitu:
1)      Musik
2)      Karya seni
3)      Kesenian
4)      Sastra
Makna SINOETIK berkanaan dengan perasaan, kesa, peghayatan dan kesadaran yang mendalam. Makna ETIK yaitu aspek-aspek moral, akhlak, prilaku yang luhur, tanggung jawab bangsanya Makna SINOTIK yang terpadu dan dalam seperti yaitu.agama,filsafat, dan pengetahuan sejarah yang menurut nalar masa lampau, dan bernuansa spiritual. Apabila dianalisi hakikat ISBD mulai dari kewajiban pendidik (pasal 40 ayat 2 UU No 20 tahun 2003) dan keputusan DIRJEN DIKTI pasal 2 tentang misi serta pasal 5 tentang metode yaitu:
1.      Mendidik mahasisa menjadi ahli bidang ilmu
2.      Tujuannya menumbuhkan warga negara yang baik
3.      Kompromi pendapat pertama dan kedua
C.     Penting nya pendekatan interdisi pliner dalam ISBD sejak semula munculnya basic social  studies  
(Ilmu sosial dasar) Basic Humanities (ilmu sosial dasar) sekitar tahun 1970-an di latar belakangi oleh pemikiran untuk pendekataan berbagai disiplin ilmu.pendekatan interdisipliner yaitu luas dan komprehensip memecahkan masalah-masalah sosial.penggunaan pendekatan multidisiplin dalam proses pembentuk  ISBD  bisa menggunakan  pendekatan  struktural yaitu : Berapa  disiplin ilmu sosial atau disiplin ilmu budaya digunakan sebagai alat untuk mengaji masalah. Sistematis bahan itu  pun harus esensial untuk disajikan apabila digambarkan sebagai berikut
Ilmu politik

Atropologi                             sejarah ilmu hukum                                               Ekonomi
Ekonomi          ilmu politik                          sejarah                 soiologi
Menggunakan pendekatan fungsional, yaitu pembelajaran yang bertitik tolok dari masalah yang terdapat dalam masyarakat atau lingkungan mhasiswa atau masalah sosil budaya .dimana siswa berlangsung pendekatan fungsional tidak kelihatan karna banyaknya konsep yang berhimpitan dan bersintensis misalnya,membahas pergaluan bebas di luar nikah, atau anarki pascare formasi dikaji faktor historis, faktor, politis, faktor, yuridis, faktor sosiologi, faktor kultrual, faktor polotis, faktor ekonomi.
Pendekatan fungsional dapat menggambarkan sebagai berikut
Anarki pascareforsimasi
Pergaulan bebas diluar nikah
Latar                                        faktor                          faktor                                      faktor
belakang                                  penyebab                     historis                                     politis
                                                
                                                alternatif                                                                      faktor
                                                solusi                                                                           yuridis

aturan                                                  sikap                            faktor                                      faktor
penegndali                               masyarakat                  kultural                                    sosial
                                    kebijakan publik                                              faktor sosial ekonomi
Merumuskan masalah, mengumpulkan data dan informasi mengaji latar belakang dan penyebabnya mencari peraturan yang menghubung, mengaji kebijakkan pabrik. Lingkup yang luas, misalnya masalah humanitis dengan tema reformasi.
                       Pendekatan interflield di gamabar sebegai berikut
                                                                                                            Agama
The humanlties  theme:  HAM
The humanlties  theme: renalssance
The humanlties  theme: renalssance
Science                        sosial                           IPA                             sosial
 Science

            Language                                education       Bahasa                                    pendidikan
literatur                       

other Fields                                         the arts                        bidang lain                              seni
                                                                                                            Teknologi


D.    BEBERAPA ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN ISBD
pendekatan multidisi atau interdisi pliner materi esensial yang menjadi basic cancept, social. Sclence technology, social action model, serta portofolio based learning.John Dewey dalam bukunya How we Thik (1910) model pemecahan masalah dari john Dewey ini mendasai model-model pembelajaran lain melibatkan mahasiswa untuk melakukan penyelidikan, seperti model klasflikasi nilai dariLlouis Rath (1997), model kegiatan social  dari fred Newmaan (1997) sciences Technnologi and dari peter rubba (1998) perkembangan moral kognitif dari lawrence kohibeg (1984) mengaplikasikan kurikulum berbaris kompetensi seperti model.
E.     PROSES PEMBELAJARAN BERBARIS PORTOFOLIO
1.      Pengertian
        Istilah portofolio yang sering dikenal terdapat lapangan perintah disebut mentri negara atau minister without portofolio berbeda dari relatif.
2.      LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
a.    mengidentifikasi masalah
           Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibentuk dalam kelompok-kelompokkecil 3-4 orang. Bagaimana pandangan artikel (berita Tv/radio.terhadap masalah yang dianalisis, butir).
 b.   memilih masalah untuk kajian kelas
             Setiap kelompok kecil yang menetapkan masalah masing-masing berdasarkan dukangan informasi yang relatif memadai, maka mengajukan masalahnya pada kelompok kelas di pilih salah satu berdasrkan hasil keputusan kelas.
c. menumpulkan masalah informasi tentang masalah yang akan dikajikan oleh kelas.
         Kegiatan yang pertama yang di lakukan adalah mengindentifikasikan sumber-sumber informasi, dengan menentuka kriteria dan sumber mana yang kurang.
d.  mengembangkan portofolio kelas.
            pada sesi ini, mahasiswa dikelompokan menjadi 4 (empat) : pertama kelompok yang akan menjelaskan masalah.
e.  pengajian portofolio (show-case)
            show-case atau gelar khasus pada dasarnya memberikan pengelaman berharga kepada mahasiswa untuk mampu mengajikan gagasan.
f.  kriteria penilaian portofolio
kriteria penilian portofolio adalah:
1)      Kelengkapan
2)      Kejelasan
3)      Informasi
4)      Dukungan
5)      Data grafis
6)      Argumentasi
 f. Cacatan
                 Untuk menilai mahasiswa, sebaiknya, selain kriteria diatas juga harus diperhatikan kerterlibatan dan aktivitas mahasisa dalam melaksanakan tugas tersebut sejak awal sampai akhir portofolio.
BAB 2
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A.    PENGERTIAN BUDAYA
Budaya adlah untuk jamak dari kata “budi” dan “daya” yang berarti cinta, karsa dan, budhayah, yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti budi atau akal berapa ahli yaitu:
1)      E.B Tylor (1832-1917)
2)      R. Linton
3)      Koentjaraningrat
4)      Selo soemardjan
5)      Herkovitas

B.  PERWUJUD KEBUDAYAAN
        Berapa ilmuan seperti Tsllcott parson (sosiologi) dan dikroebel (Antropolog) menganjurkan untuk membedakan wujud kebudayan secara tajam sebagai suatu sistem .
 C. SUBSTANSI (isi) UTAMA BUDAYA
          Substansi (isi) utama kebudayaan merupakn wujud abstrak dari segala macam ide dan gagasan manusia yang bermunculan didalam masyarakat yang memberi jiwa kepada masyarakat itu sendiri, baik dalam betuk maupun berupa sistem pengtahua, nilai pandangan hidup, kepercayaan, persepssi dan etos kebudayaan.
1.      Sistem pengetahuan
                 Sistem pengetahuan yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial berupa suatu akumulasi dari perjalanan hidupnya dalam hal berusaha memahami :
-           Alam sekitar
-          Alam flora di daerah tempat tinggal
-          Alam fauna di daerah tempat tinggal
-          Zat-zat bahan mentah, dan benda-benda dan lingkungannya
-          Tubuh manusia
-          Sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia
-          Ruang dan waktu

2.      Nilai
         Nilai adalah sesuatu yang baik yang selalu diinginkan, dicita-citakan dan dianggap penting oleh seluruh manusian sebagai anggota masyarakat menurut C.kluchohn (1905-1960) lima yang bersifat  universal  yaitu:
-          Hakikat hidup manusia (MH)
-          Hakikat karya manusia (MK)
-          Hakikat waktu manusia  (MA)
-          Hakikat hubungan antar (MM)
3.      Pandangan Hidup
Pandangan hidup merupakan pedoman bagi suatu bangsa atau masyarakat dalam menjawab atau mengatasi berbagai menghadapnya.
4.      Kepercayaan
Kepecayaan mengandung arti yang lebih luas dari pada agama dan kepercayaan terhadap TUHAN yang maha esa
5.      Persepsi
Persepsi atau sudut pandang ialah suatu titik tolak pemikiran yang tersusun dari seperangkat kata-kata yang digunakan untuk memahami kejadian atau gejala dalam kehidupan.
6.      Etos Budayaan
Etos atau jiwa kebudayaan (dalam antroplog) berasal dari bahasa inggris berarti watak khas.
    D. Sifat-sifat Budaya
Kendati kebudayaan yang dimiliki setiap masyarakat itu tidak sama seperti di indonesia yang terdiri atas berbagai macam suku bangsa
E.Sistem Budaya
 Sistem budaya merupakan komponen dari kebudayaan abstrak dan trdiri atas pikiran-pikran, gagas, konsep serta keyakinannya demikian sistem kebudayaan merupakan bagian kebudayaan dari dalam bahasa lebih lazim disebut sebai adat-istiadat.Dalam adat-istiadat terdpat juga sistem norma salah satu fungsi sistem budaya adalah menata serta menatapkan tindakan dan langkah laku manusia unsur pokok kebudayaan ( Bronislaw malinowskl 1884-1942) ad 4 (empat) yaitu:
-          Sistetem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarkat di dalam upaya mengusai alam sekeliling
-          Organisai ekonomi
-          Alat-alat dan lembaga pendidikan
-          Organisasi kekuatan
         Melvile J. Herkovitas (1895-1963) menyembutkan unsur pokok kebudayaan  yaitu :
-          Alat-alat teknologi
-          Sistem ekonomi
-          Keluarga
-          Kekuasaan politik
Jenis kebudayaan ada 2 yaitu: 1. Kebudayaan material, nonmaterial
F.      MANUSIA SEBAGAI PENCIPTA PENGGUNA KEBUDAYAAN
Tercpita atau terwujudnya suatu kebudayaan adalah sebagai hasil.
G.    PENGARUH BUDAYA TERHADAP LINGKUNGAN
           Budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang variabel yang berhubungan dengan masalah kebudayaan dan lingkungan ada 5 (lima) yaitu:
-          Physical Environmen
-          Cultural social social environment
-          Environment orientation and repesentation
-          Environment Behavior and process
-          Out carrles product
H.    PROSES DAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN
            Sebgai mana diketahui bahwa kebudayaan adlah hasil cipta, karsa, dan rasa manusia karena kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perkembangan manusia itu.
1.      PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN
           Hambatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistem kepercayaan. Terkaitan orang jawa terhadap tanah yang mereka tepati secara turu-temurun di yakani sebagai pemberi berkah kehidupan mereka terkadang enggan meninggalkan kampung halaman nya atau beralih pola sebagai petani.
J.       PERUBAHAN KEBUDAYAAN
                  Perubahan yang terjadi karena suatu bangsa mendolfikasi cara hidupnya dengan mengadopi suatu pengatuahan atau kepercayan baru,  atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang relalitas.
 BAB 3  MANUSIA DAN PERADABAN
A.    PENGERTIAN PERADABAN
             Dikalangan para ahli pada saat ini sering terjadi berbda pendapat dengan mengenai kedua istilah (kebudayan dan peradaban)  pendapat dipara ahli kadang-kadang pertentangan pertentangan satu sama lain. Ada 3 (gita) ahli yang berpendapat berberda-beda yaitu:
-          Bierens De Haan (1832-1895) mempertentangkan pengertian  peradaban adlah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi dan teknik.
-          Oswald spengi (1880-1936) mengatakan bahwa kebudayaan ilah wujud dari seluruh kehidupan adat, industrial filsafat.
-          Koentjarangrat (1923-1936) mengatakan bawha peradaban ialah bagian-bagian kebudayaan yang halus dan indah seperti kesenian.
B.     HAKIKAT HIDUP MANUSIA
            Manusia  dalam kehidupannya memiliki tiga fungsi sebagai (1)  makhluk Tuhan, (2) makluk individu (3) makluk sosial budaya.
Kebudayaan berada  namun pada dasarnya memiliki hakikat yang sama yaitu:
1.      Terwujud dan tersalurkan lewat perilaku manusia
2.      Sudah ada sejaak lahirnya generasi dan tetap ada setelah pengganti mati
3.      Di perlukan manusia yang diwujudkan lewat tingkah laku manusia
4.      Berisi aturan yang berisi kewajiban, tindakan, yang di terima atau tidak, larangan dan pantangan.
C.     PEADABAN DAN PERUBAHAN SOSIAL
1.      Pengertian dan cakupan sosial
            Berubahan sosial merupakan gejala yang melekat d setiap masyarakat. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam syarakat akan menimbulkan ketidak sesuaian antara unsur-unsur sosial yang ada dalam masyarakat, sehingga menghasilkan sesuatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi syarakat yang bersangkutan.
2.      Teori dan membetuk perubahan sosial
a.       Teori sebab-akibat (causation problem)
        
 Berapa faktor dikemukakan oleh para ahli untuk menenangkan sebab-sebab perubahan sosial yang terjadi berapa pendekatan yaitu:
1.      Analisi dialektis
     Analisis adalah perubahan sosial yang menelah syarat syarat dan keadaanyang mengakibatkan terjadinya kepada satu faktor penyebab.
2.      teori tunggal mengenai perubahan sosial
  Teori tunggal menerangkankan sebab-akibat perubahan sosial  dengan pola kebudayaan dengan menunjukan dengan satu  faktor penyebabnya.
b.    Teori proses atau arah perubahan sosial
Kebanyakan teori-teori  mengenai perubahan sosial mempunyai kecenderungan yang bersifat kumulatif atau  evolusioner. Ada dua gejala pertumbuhan
1.      Teorievolusi unillniel (garis lurus tengah)
2.      Teori multilinear
D.    TEORI-TEORI MENGENAI PEMBANGUNAAN KETERBELAKANGAN, DAN KETERGANTUNGAN  
1.      Teori depensi (ketergantungan)
Pada umum nya memberikan gambaran melalui  analisis yang menganggap bahwa analis  dialektesis, yaitu suatu gejala-gejala sosial yang dapat diamati sehari-hari pasti mempunyai penyebab tertentu.
2.      Penyebab perubahan
Interkorerasi dan interasi emosional, para anggota.
a.       faktor intern
                 Betambah dan berkurangnya penduduk yang sangat cepat dipulau jawa menyebabkan terjadinya perubahan dalam struktur masyarakat.
      PROSES
        1.  Discovery, penemuan unsur kebudayan baru
        2.  Invention, pembangun dari discovery.
        3.  Innovation, proses pembekuan                                              
b.      faktor ekstern
    faktor alam yang ada di sekitar masyarakat yang berubah
3.      kesimbangan
    kesimbangan sosial adalah syarat yang harus dipenuhi agar masyarakat berfungi sebagaimana mestinya.

E.     MODERNISAI DI INDONESIA
1.      Konsep  modernisasi
 Modernisai dimulai di italaia abad ke-15 dan tersebar kesebagian besar kedunia barat dalam lima abad.
2.      Syarat-syarat  modernisasi
Modernisai tidak sama dengan informasi yang menekan pada faktor rehalibitasi modernisai bersifat preventif, dan kontraktif agar proses tersebut tidak mengarah pada anga-angan.
3.      Ciri-ciri modernisai
a.       Kebutuhan materi dan ajang persaingan kebutuhanmrisai,anusia
b.      Kemajuannya tekonolgi dan industrialisai, individuisai, sekularisasi, diferensiasi dan akulturasi
F.      Peradaban indonesia ditegah modernisasi dan globalisai
G.     Arus modernisai dan globalisai adalah sesuatu yang pasti terjadi sulit untuk dikendalikan, terutama karena begitu cepatnya informasi yang termasuk keseluruh belahan dunia.

BAB 4 
MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK
SOSIAL
A.    INDIVIDU DAN MASYARAKAT
1.      Manusia sebagai makhluk individu dalam bahasa latin individu berasal dari kata indivuum. Artinya yang tak terbagi kota in. Dalam bahasa inggris  individu berasal dari kata in dan divided.
2.      Manusia sebagaimakhluk yang berhubungan dengan lingkungan hidup berkenaan hubungan anatara manusia dengan alam, maka paling tidak ada tiga (1) paham determinisme, (2) paham posibilisme (3) optisme teknologi.
B.     Pengertian masyarakat dan ciri-cirinya
        Masyarakat sudah banayak berkorban untuk-untuk kepentingan pemilu,  sedangkan para anggota DPR malah bertengkar memperebutkan kedudukan.
Unsur atau ciri masyarakat menurut konsep HORTON dan HUNT sebagai berikut:
a.       Kelompok manusia
b.      Sedikit banyak memiliki kebebasan dan bersifat kekal
c.       Menmpati suatu kawasan
d.      Memiliki kebudayaan
e.       Memiliki hubungan dalam kelompok yang bersangkutan
1.      Pengertian masyarakat setempat (communiny) atau komunitas dan ciri-cirinya.pemakaian kata “masyarakat” sehari-hari biasanya meliputi community dalam bahasa inggris atau pada masayarakat  yang berbahasa inggris. Sesungguhnya, antara society. dan community itu ada perbedan yang mendasar. Unsur pertama dari komunitas adalah adanya wilayah atau lokalitas.
C.      masyarakat desa dan kota
      Kita sering mendengar jenis-jenis masyarakat, seperti masyarakat desa dan masyarakat kota. Desa dan kota memilki perbedaan baik secara fisik maupun secara sosisal.
D.    Masyarakat sadar risiko (  Risk society ) ulrich Beck seorang sosiolog jerman menyatakan bahwa masyarakat masih belum beranjak dan modernitas.lanjut menurutnya ditandai (latemadernity)masayarat modernitas lanjut menurutnya ditandai oleh masyarakat risiko (Risk society).
E.     Interaksi sosial dan pelapisan sosial
Maunisa berinerakasi dengan sesamanya dalam kehidupan untuk menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial.
1.      Interaksi sosial
  Interaksi adalah prose dimana orang-orang berkomunikasi saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindkan
a.       Interaksi sosial sebagai faktor utama dalam kehidupan
              Bentuk umum proses sosial adlah interaksinya sosiL (Dapat juga dinamakan proses sosial) Faktor-faktor yang memdasari berlangsngnya interkasi sosial ada 4 (empat):
1.      Faktor imitasi
2.      Faktor sugesti
3.      Faktor indentikasi
4.      Faktor simpati
b.      Syarat-syarat tejadinya interaksi sosial
1.      Adnya kelompok sosial (social control)
Kata “kotak” berasal dari kata latin co  yang arti nya bersama-sama dan tangan yang berarti menyentuh.
c.       Bentuk-Bentuk interaksi sosial
Bentuk-bentuk interkasi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation) persaingan (competition) dan pertentangan (conflict) suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari sosial.
1.      Bentuk interaksi asosiatif
    Kerja sama (coopertion) beberapa orang sosiolog menganggap bahwa posisi merupakan bentuk interkasi sosial yang pokok.
          Akomodasi (Accommadation) istilah akomodasi digunakan kan dalam dua arti yaitu untuk menunjukan pada suatu keadaan, berarti suatu kenyataan adanya suatu keinbangan dalam interkasi antara orang perorangan dan  kelompok manusia, sehubungan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berilaku didalam masyarakat.
         Bentuk-bentuk akomodasi ada 8 (delapan) yaitu:
1.      Coercion
2.      Compromise
3.      Arbitrstion
4.      Mediation
5.      Concllition
6.      Tolerantion
7.      Stelemate
8.      Adgu dication
2.      Bentuk interaksi Disosiatif pesaingan ( compettion)
       Persaingan adalah bentuk interaksi yang indivdu atau  kelompok yang besaing untuk mendapatkan keuntungan tertentu bagi diirinya dengan cara menarik perhatian.
     Kontravensi bentuk interaksi yang berbeda anatar persaingan dan pertentangaan kotravensi ditandai oleh adanya kepastian terhadap diri seseorang, perasaan tidak suka disembunyi dan kebenncian terhadap kepribadian orang. Pertentangan (confllct)  pertentangan adalah suatu bentuk interaksi individu atau kelompok sosial yang berusaha untuk mencapai tujunnya dengan jlan menentang pihak lain disertai ancaman atau kekerasaan.

f.       STRATIFIKASI SOSIAL DLAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
                   Penempatan seseorang dalam lapisan sosial ekonomi tertentu merupakan pembahasan-pembahasan stratifikasi sosial.

BAB 5
MANUSIA DAN PERADABAN
       
A.    HAKIKAT NILAI MORAL DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
1.      Nilai dan moral sebagai materi pendidikan ada beberapa bidang filsafat yang berhubungan diantaranya aksiologi bidang in tersebut filsafat nilai bidang memiliki dua bagian kajian utama yaitu: Estika, Etika.
2.      Nilai moral pada hidup pandangan objektif dan subjektif manusia-manusia sebagai makhluk yang bernialai akan memaknai  nilai dalam dua  konteks, pertama akan memnandang nilai sebagai sesuatu yang objektif, apabila diamemandang nilai itu ada meskipun tanpa ad yang menilainya , bahkan telah ad sebelum adnya manusia sebagai nilai.
3.      Nilai diantara kualitas primer dan kualitas sekunder
Setiap benda-zat dan apapun yang ada dialam raya ini termasuk manusia memiliki kualitas. Kualitas adalah sebuah sifat, kualitas menentukan tinggi rendahnya derajat sesuatu, kualitas pun menentukan berharga tidaknya suatu objek yang ditempati simanfaat atau kualitas.kualitas  di bagi menjadi dua yaitu:
1.      Kualitas primer
2.      Kualitas sekunder

4. METODE MENEMUKAN DAN HIERARKI DALAM  PENDIDIKAN
          Nilai berhubungan berat dengan kekiatan manusia menilai berarti menimbang, yaitu manusia menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain dengan selanjutnya diambil suatu keputusan, oleh karena itu nilai itu memiliki polaritas dan hierarki yaitu:
1.    Nilai menampil kan diri dalam aspek positif dan aspek negatif yang sesuai (polaritas) seperti baik dan buruk, keindahan dan kejelekan.
2.    Nilai tersusun hierakis, yaitu hierki uruttan pentingnya meskipun nilai ada efek negatif  nya tidak berarti mentiadakan nilai, akan tetapi ada nilai yang membaik tentu ada lawannya yaitu nilai buruk
                                                                                                                           Notonagoro dalam Dardji, D. (1984) membagi hierarki nilai pada tiga:
1.     material, yaitu suatu yang berguna bagi unsur jasmani manusia
2.    Nilai vital, yaitu sesuatu yang berguna bagi manusia  untuk dapat mengadakan kegiatan aktivitas.
3.    Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia

5. PENGERTIAN NILAI
         penting  bervariasinya pengertian nilai, sulit untuk mencari kesimpulan yang komprehensif agar mewakili setiap kepentingan dan berbagai sudut pabdang, tetapai ada hal yang disepakati dari semua penelitian tersebut. Bahwa nilai berhubungan dengan manusia selanjutnya nilai untuk melihat sejauh mana variasi pengertian nilai tersebut, terutana bagaimana setiap pengertian itu dengan pendidikan
         6.  MAKNA NILAI BAGI MANUSIA
                 Dalam bidang filsafat, upaya untuk mengisi pemikiran yang tidak atau belum dilakukan oleh orang lain adalah upaya itu bisa upaya itu di lakukan dalam rangka mengisi ruang-ruang kosong agar mencapai kesimpulan upaya menjelaskan nilai dengan kondisi psikologis, dengan objek ideal dengan status benda bukan berarti ingin mengurangi hakikat nilai akan tetapi mencoba mengisi relug-relung kosong yang belum tersentuh sehimhgga mendapat menjelaskan sisi nilai yang lain.yang menjadi persolan, ketika relung-relung kosong.
B.     PROBLEMATIKA PEMBINAAN NILAI MORAL
1.      Pengaruh kehidupan keluarga
        Dalam pembinaan nilai moral kehidupan sebagai  dampak kemajuan ilmu pengetahuan, dan kesempatan tetapi mengandung berbagai resiko akbibat kompleksitas kehidupan yang ditimbulkan salah satu kesulitan yang di timbulankan adalah munculnya “nilai-nilai modern”Yang tidak jelas dan membingungkan anak (individu)
2.      Pengaruh teman sebaya terhadap pembinaan nilai moral
     Sebagai makhluk sosial, anak pasti punya teman, dan pergaulan dengan teman akan menambah pendarahan informasi yang akhirnya akan mempengaruhi berbagai jenis kepercayaan yang di miliki, pengaruh pertemanan ini akan berdampak positif manakala isu dan kebiasaan teman itu positif.
3.      Pengaruh figur otoritas terhadap  perkembangan nilai moral
        Baru-baru ini Amerika mengalahkan irak karena melakukan agresi pula keirak. Pada tahun-tahunyang terlalu Amerika menuduh bebrapa negara termasuk inonesia yang melanggar hak Asasi.
4.      Pengaruh media komunikasi terhadap perkembangan Nilar moral
       Pada akhir abad ke-20 alat-alat komunikasi yang potensi telah diperkenalkan kedalam ritual kehidupan keluarga, perkali ditelpon. Disusul denganradio, dan setelah perangdunia II datanglah televisi mereka yang mengenai pemrogroman mulai  mengembangkan sesuatu yang yang dianggapnya dapat menarikkan menyenangkan anak-anak ada kecendrungan lain, bila anak dihadapakan  pada berbagai kemungkinan gagasan.
C.      Manusia dan hukum
Di sepakati bahwa manusia adalah makhluk sosial yaitu  makhluk yang selalu berinteraksi dan menumbuhkan bantuan dengan sesamanya. Dalam konteks hubung dengan sama seperti itulah perlu adanya keteraturan sehingga setiap individu dapat berhubungan secara harmonis dengan individu lain sekitarnya.


D.   Hubungan hukum moral
      Antara hukum dan moral terdapat hubungan yang erat sekali, ada pepatah Roma yang mengatakan “Quid leges sine moribus” apa artinya undang-undang kalau tidak disertai moralitas, demikian hukum tidak akan berarti tanpa dijiwai moralitas, hukum akan kosong tanpa moralitas.
BAB 6
MANUSIA , KERAGAMAN DAN KESEDERAJATAN
A.    MAKNA KERAGAMAN DAN KESDERAJATAN
1.      Makna keragaman
     Keragaman berasal dari kata “Ragam” yang menurut kamus besar bahasa indonesia (KKB) artinya: 1.) tingkah laku, 2.) mcam jenis, 3.)lagu musik langgam 4.) warna,corak,ragi, 5.) cling laras (tata bahasa).
2.      Makna kesederajatan
    Kesederajatan berasal dari kata “Sederajat” yang menurut KBBI artinya sama tingkatan (pangkat dan kedudukann) dengan demikian. Konteks kesederajatan di sini adalah suatu kondisi dimana dalam perbedaan yang keragaman yang ada manusia
 Tetap memiliki satu kedudukan yang sama    dengansama dan satu tingkatan hierarki.
B.     Unsur-unsur keragaman dalam masyarakat indonesi
1.      Suku bangsa dan ras
     Suku bangsa yang menempati suatu wilayah indonesia dari cabang sampai merauke sangat beragam. Ada perbedaan ras muncul karena adanya mengelompokan besar manuusia yang memiliki ciri-ciri, biologis lahirlah yang sama seperti rambut warna kulit, ukuran-ukuran tubuh, mata dan ukuran kepala.
2.      Agama dan keyakinan
     Agama mengandung arti ikatan yang arti ikatan yang harusdi pegang dan dipatuhi. Masalah agama tak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakta, dalam praktik fungsi agama dalam masyarakat antara lain:
-          Berfungsi edukatif ajaran agama secara yuridis berfungsi menyeluruh dan malang
-          Berfungsi penyelamat
-          Berfungsi sebagai perdamaian
-          Berfunsi sebagai social control
-          Berfungsi sebagai pemupuk rasa solidaritas
-          Brfungsi transformstif
-          Berfunsi kreatif
-          Berfungsi sublimatif
   
3.      Ideologi dan politik
     Ideologi ialah suatu istilah umum bagi sebuah gagasan yang berpengaruh kuat terhadap tingkah laku dalam situasi khusus karena merupakan kaitan anata tindakan dan kepercayaan.
4.      Tata krama
       Tata krama yang dianggap dari bahasa, jawa yang berarti adat sopansantun, basa-basi pada dasarnya ilah segala tindakan,perilaku, adat-istiadat,tegur,sapa, ucap dan cakap sesuai kaidah atau norma tertentu.
5.      Kesengajaan ekonomi
      Bagi sebagian negara berkembang perekonomian akan menjadi salah perhatian yang harus ditingkatkan.
6.      Kesengajaan sosial
       Masyarakat indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dengan bermacam tingkat bermacam tingkat, pangkat, dan strata sosial yang hirararkis.
C.     Pengaruh keragamaan terhadapnkehidupan beragama, masyarakat, bernegara, dan kehidupan global.
         Berdiri nya negara indonesia di latar belakangi oelh masyarakat yang demikian majemuk baik secara etnis, geografis.
D.    Problematika diskriminasi
          Diskriminasi adalah setiap tindakkan yang melakukan pembedaan terhaadap seseorang atau sesekelompok orang berdasarkan ras,agama, suku, etnis, kelompok,golongan, status, san keras, sosial, ekonomi, jenis kelamin,kondisi, fisik tubuh, usia orientasi seksual pandangan ideologi  dan polituk, seta batas negara, dan kebangsaan seseorang.
1. manusia beradap dalam keberagaman
Hubungan antara kebudayaan dengan beradap sangat erat adalah suatu wilayah perwujudan kebudayaan yang bernilai tinggi indah, dan harmonis yang mencerminkan tingkat kebudayan. Masyarakat yang bersangkutan, misalnya asas, sopan santun, budi pekerti, budi bahasa dan seni. Faktor-faktor terjadinya perubahan sosial budaya ada dua macam yaitu :
a)      Berasal dari luar, masyarakat
b)      Berasal dari dalam itu sendiri
Perubahan yang terjadi karena pembaharuan pengaruh dari dalam.
1)      Sistem pendidikan yang maju.
(a)    Inovasi adalah pembaharuan unsur teknologi dan ekonomi dari kebudayaan
(b)   Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alat walaupun ide beru yang diciptakan oleh masyarakat atau seseorang dalam suatu masyarakat.

BAB 7
MANUSIA, SAINS TEKNOLOGI, DAN SENI

A.    Pengertian Sains, Teknologi dan Seni
1.      Sains
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang semesta secara sistematis, bukan hanya kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep dan prinsip-prinsipnya tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Menurut Medawar (1984) sains (berasal dari itilah inggris Sciene) berasal dari kata : Sienz, Ciens, Cien, Syenc, Scyence, Scyence, Scienc, Sclens, dan Sclans.
2.      Konsep teknologi.
Dalam perpustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat yang mengatakan bahwa teknologi adala transformasi (perubahan bentuk) dari alam. Teknologi adalah realitas/ kenyataan yang diperoleh dari dunia ide, dalam maksa subjektif adalah keseluruhan peralatan dari prosedur yang disempurnakan sampai pernyataan bahwa teknologi adalah segala hal, dan segala hal adalah teknologi.
a)      Teknologi modern
Jenis teknologi modern ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
(1)   Padat modal
(2)   Mekanis elektris
(3)   Menggunakan alat setempat
(4)   Berdasarkan penelitian mutakhir dll.
b)      Teknologi Madya
Jenis teknologi madya
(1)   Padat karya
(2)   Dapat dikerjakan oleh kertampilan setempat
(3)   Menggunakan alat setempat
(4)   Berdasarkan alat penelitian.
c)      Teknologi tradisional
Teknologi ini mrmpunyai ciri-ciri
(1)   Bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga kerja)
(2)   Menggunakan ketrampilan setempat
(3)   Menggunakan alat setempat
(4)   Menggunakan bahan setempat
(5)   Berdasarkan kebiasaan atau pengamatan
3.      Seni
Janet Woll mengatakan bahwa seni adalah produk sosial. Menurut KBBI seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dsb) seperti tari, lukis dan ukir.
B.     Makna, Teknologi, Dan Seni Bagi Manusia
1.      Perkembangan teknologi.
Perkembangan ilmu, pengetahuan, teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan baru antara lain : teknik modern, teknologi hutan, teknologi gedung (metalurgi), teknologi transportasi.
2.      Iptek dan nilai
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak sangat cepet, sehingga perlu mrnanggapi dan mempersiapkan dalam menghadapinya sesuai dalam pembangunan. Kemampuan beradaptasi dalam manfaatnya.
C.     Manusia sebagai subjek dan objek iptek
Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia dapat menciptakan alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Misalnya dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
a)      Mampu menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan penenam alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.
D.    Dampak penyalahgunaan iptek bagi kehidupan permasalah yang menimbulkan akibat dari adanya kemajuan teknologi adalah nyatanya dampak negatif yang disebabkan oleh kemajuan tejbologi diantaranya :
1)      Nuklir
Meledaknya bom di Hirosima dan Nagasaki Megakhari, perang dunia ke II akhirnya perang untuk menghentikan kekejaman penghancuran pengerusakan.
2)      Polusi
Kegiata-kegiatan industri dalam bentuk limbah zat-zat buangan seperti ligam-ligam berat zat, radiakatif, air buangan, panas, juga dapat membentuk kumpulan asap dan kebisingan suara. Pencemaran lingkungan ada beberapa diantaranya:
(a)    Pencemaran air tanah
(b)   Pencemaran udara
(c)    Pencemaran suara
(d)   Pencemaran benda radioktif

a.       Pencemaran air dan tanah
-          Zat kimia limbah industri, pupuk buatan, dan detergen dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan tumbuhan serta organisme lainnya
Sifat DDT
-          Bila masuk kedalam tubuh ornanisme lainnya melalui aliran materil dalam rantai makanan
-          Dapat merusak jaringan
b.      Pencemaran udara
Pencemaran udara terutama disebabkan oleh pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna dari pabrik, minyak, batu bara.
c.       Pencemaran suara
Penyebannya adalah suara yang bising terus menerus satuan kekuatan suara adalah desibel (db) percakapan normal : 40 db
(1)   Keributan=80db
(2)   Suara kereta api =95db
(3)   Mesin motor=105db
(4)   Petir=120db
(5)   Pesawat jet lepas landas 150db
Suara berkekuatan 80 MB sudah menimbulkan gangguan yang timbul terutama pada sistem pendengaran.
(1)   Perubahan tekanan darah
(2)   Perubahan denyut nadi
(3)   Kontraksi perut, gangguan jantun, setres
d.      Pencemaran sosoal dan budaya
Kemajuan teknologi pada kota-kota besar sangat berpengaruh sekali terhadap kemajuan kehidupan dikota-kota besar membawa pengaruh yang sangat epet terhadap kehidupan dipedesaan.
3.      Klonasi/kloning
Dengan kemajuan dalam bidang genetika dan biologi reproduksi maka dimungkinkan rekayasa duplikasi atau multiplikasi manusia secara seksual dengan klonasi.
4.      Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini disebankan oleh adanya pencemaran udara yang banya mengandung zat-zat yang dapat mengubah susu udara.

BAB 8
MANUSI DAN LINGKUNGAN
a.          Pengertian manusia dan lingkungan
1.         Pengetian manusia
Manusia adlah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan fontensinya yang tunduk kepada aturan hukum dan alam. Mengalami kelahiran, pertumbuhan,perkembangan, dan mati dan seterusnya, serta terkait seta berinterakasi dengan alam dan lingkunggannya dalam sebuah hubungan tibal balik itu positif maupun negatif.
b.         Korelasi anatara manusia dengan lingkungan
1.         Pengertian ekologi
Ekologi berasal dari bahasa yunani,ekologi terdiri atas dua suku kata yaitu oikos yang berarti rumah tangga dan logas yang berarti firman atau ilmu.
2.         Lingungan hidup manusia
Manusia hidup, tumbuh dan berkembang dalam lingkungan alam dan sosial budayanya.
c.         Pengaruh manusia pada alam lingkungan hidupnya perubahan aalam lingkungan hidup manusia berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan baik secara positif ataupun negatif
d.        Sumber alam
e.         Sumber alam biotik mempunyai kemampuan memperbanyak diri atau bertambah. Misalnya tumbuhan dapat berkembang biak atau dengan biji spora, dan hewan-hewan menghasilkan keturunan dengan telur atau melahirkan.
1.         Pengunaan sumber-sumber alam
Manusia memandang lingkungan dengan bermacam-macam kebutuhan dan keinginan.
a.         Pertanian dan tanah
Tanah permukan (top soil) mengandung kadar unsur-unsur bahan makanyang begitu tinggi dan siap digunakan oleh tanaman. Dengan adanya kemajuan dalam bidang pertanian, pengunaan tanah untuk pertanian dapat digunakan secara efisien untuk meningkatkan hasil pertanian.
b.         Hutan
Kalau kita tinjau dari segi peranan hutan pelindung merupakan hutan yang sengaja diada kan untuk melindungi tanah dari erosi, kehilangan humus, dan air tanah.
c.         Air
Air salah satu sebagai sumber alam yang dapat dimana-mana dibumi,disungai, di danau, dilautan, di bawah tanah dan udara sebagai uap air kesemuanya meliputi 4/5 bagian seluruh permukan bumi.
d.        Bahan tambang
Begitu banyak bahan dan mineral bahan tambang lain yang dapat digali  dan ditemui serta dimanfaatkan secara seimbang dalam kehidupan manusia. Pemakaian baja di dunia pad tahun 19676 diperkirakan mencapai 144 kilogram perkapita.
e.         Mermasalahan-pemasalahan timbul
1.         Maslah erosi dan banjir
Erosi merupakan gejala ilmiah dan sering kali pura disebut sebagai erosi geologi.
Peristiwa erosi terjadi secara perlahan terutama terjadi dengan bantuan media air sungai yang mengikis dasar dan tepi sungai.
2.         Pencemaran lingkungan
a.         Pencemaran tanah
Sampah-sampah industri pertanian yang menggunakan pupuk buatan telah menyebabkan pencemaran tanah
b.         Pencemaran air 
Bahan-bahan pencemar dapat mencampur dengan air dalam banyak cara langsung dan tidak langsung.
c.         Pencemaran udara
Pencemaran udara terjadi saat kemponen buadaya berada dalam jumlah diatas ambang normal dan berbahaya.
d.        Pencemaran suara
Kebisingan yang terjadi dikota-kota besar sebaagian akibat dari berbagai jenis suara yang dikeluarka mesi-mesin atau kendaraaan yang jumlahnya semakin meningkat secara tidak terkontrol.
f.          Iptek dan kelestarian
1.         Pandangan baru terhadap lingkungan
Pada tahun 1950-an dilos Angeles,Amerika serikat, asap kabutvatau asbut (smoke afog) menyelubungi kota sehingga menganggu kesehatan dan merusak tanaman.
2.         Dampak perkembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknolog, serta perubahan sosial ekonomi terhadap masalah lingkungan hidup.
Manusia menciptkan teknologi dengan maksud agar hidupnya lebih mudah. Praktis,efesien dan tidak banyak mengalami kesulitan, namun tudak jarang, iptek justru menimbulan masalah serius bagi kehidupan manusia para petani mungkin sangat dibantu alat teknologi.
A.       Dampak positif dari lingkungan hidup bidang industri:
a.         Diperluskan nya lapangan kerja dengan berdirinya industri atau pabrik baru.
b.         Perkembangan industri bertambah baik, misalnya dengan penelitian dan pengembangan dibagian industri, transportasi, elektro,dan industri rekayasa.
B.       Dampak negatif lingungan hidup
Bidang lingkungan alam:
a.         Lahan pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan semakin sempit karna banyak dibangun perumahan.
b.         Rusaknya lingkungan alam, karena 
H.    Manusaia dengan lingkungan sosial budaya alam semesta yang dikenal manusia baik melalui pengamatan indriawi langsung maupun dengan menggunkan media teknologi dan kemampuan prediksinya adalah ciptaan tuhan Al-khailng, bahkan semesta alam.
Volume otak = ketika lahir +  350 gram
                         3 bulan        + 500 gram
                         9 bulan        + 750gram
                         1,5 bulan     +950 gram
                          Orang dewasa + gram
Berapa paham tentang hubungan manusia dengan lingkungan ini muncul :
1.      Paham determinisme
2.      Paham kosmogini
3.      Paham posibilime
4.      Paham optilme teknologi
5.      Paham ketuhanan
                 David L.sill mengatakan bahwa problema lingkungan itu ada 5 (lima), yaitu:
1.      Prejudice (prasangka)
2.      Peace (pedamaian)
3.      Poulation (penduduk)
4.      Povery (kemiskinan)
5.      Pollution (pencemaran)
       Pemikiran David sill tersebut sejalan dengan pemikiran MFT project team yang menetakan problema lingkungan sosial terdiri dari:
1.      Penduduk
2.      Produksi pertanian
3.      Sumber-sumber alam
4.      Produksi industri
5.      Polusi
1.    Teori MODERNISAI menganggap kualias hidup manusia ditentukan karakter mental  psikologis dan s0sial budayanya sendiri.
2.    Teori HUMAN CAPITAL (mengembangkan SDM): memandang bahwa lingkungan sosial tergantung penguasaan iptek warga masyarakat disamping mental, psikologis, dan sosial budaya.
3.    Teori DEPENDENCY (Ketergantungan): yang mengatakan bahwa kerterbelakangan disebabkan eksploitasi pihak luar, oleh karena itu lingkungan sosial harus dilakukan atas dasar kemampuan mandiri.
4.    Teori DETERMINISME GEOGRAFI : yang menandang bahwa kondisi lingkungan geografis menentukan corak adan kualitas hidup masyarakat (sudardja Adiwikarta: 1998).

 

Daftar pustaka
Effendi, Ridwan dkk. 2013. Ilmu Sosial Budaya Dasar . Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Tidak ada komentar:

Posting Komentar